CARA INSTALASI PROXMOX di ORACLE VIRTUALBox | ASJ | MIRZA RIZZQULLAH RAMADHAN

SEKILAS TENTANG PROXMOX VE

Proxmox VE (Virtual Environment) adalah solusi open-source untuk virtualisasi yang menawarkan kemampuan untuk mengelola dan mengawasi mesin virtual dan container. Dibuat berdasarkan kernel Linux dan QEMU/KVM, Proxmox VE menawarkan manajemen yang efisien, skalabilitas, dan penggunaan sumber daya yang efektif. Proxmox VE memiliki antarmuka web yang memudahkan pengelolaan virtualisasi, dan mendukung banyak fitur seperti high availability, backup dan restore, dan clustering.


APA SAJA FUNGSINYA?

Proxmox VE memiliki fungsi khusus sebagai virtualisasi appliance maupun operating system. Berikut beberapa teknologi virtualisasi yang dapat digunakan pada Proxmox VE.

A. Kernel Virtual Machine (KVM) 
Merupakan Kernel-basedvirtual machineyang ditambahkan pada Linux untuk membuat full virtualisasi. KVM ini juga merupakan bagian integral dari Linux sejak 2007. 

B. Linux Container (LXC) 
Kerap disebut sebagai virtualisasioperating system(OS), LXC adalah virtualisasi yang menggunakan container. Virtualisasi ini memiliki tingkat efisiensi yang tinggi dan juga kecepatan aksesnya menjadikan LXC berkembang dengan cepat.  

C. QEMU 
QEMU menyediakan emulasi dan virtualisasi interface.


KEUNGGULAN APA SAJA YANG DIMILIKI PROXMOX?

1. Gratis & Open Source
Proxmox memungkinkan pengguna untuk mengelola dan memonitor mesin virtual dan container mereka tanpa harus membayar biaya lisensi. 

2. Manajemen Mesin Virtual yang Mudah
Antarmuka (interface) web Proxmox VE sangat intuitif dan mudah digunakan, memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengelola mesin virtual dengan mudah

3. Skalabilitas
Proxmox VE mendukung virtualisasi multi-node dan clustering. Ini berarti bahwa Proxmox VE dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang berkembang.

4. Dukungan untuk Container
Proxmox VE juga mendukung container Linux. Ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi dalam wadah yang lebih ringan dan lebih efisien daripada mesin virtual.

5. Backup dan Restore yang Mudah
Proxmox VE menyediakan fitur backup dan restore yang mudah digunakan. Ini memungkinkan pengguna untuk membuat backup dari mesin virtual dan container mereka dengan mudah, dan memulihkannya dalam waktu yang singkat jika diperlukan.

6. Built in Firewall
Proxmox VE memiliki firewall sendiri yang melindungi cluster hingga masing-masing virtual machine.  

7. Tampilan Grafis (GUI)
Proxmox VE mendukung tampilan GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI) yang memudahkan pengguna dalam melakukan manajemen perangkat-perangkat virtual. Sebagian besar task dapat dijalankan melalui GUI, meskipun tetap ada hal-hal yang hanya dapat dijalankan melalui COMMAND LINE INTERFACE (CLI).



LANGKAH - LANGKAH INSTALASI
PROXMOX

1. Download ISO Proxmox
Kita dapat mendownload ISO dari Proxmox VE 8.1 - 1 di sini. Berikut adalah contohnya.

2. Jika sudah, buka aplikasi VirtualBOX. Lalu buat mesin virtual baru dengan memasukkan/menyisipkan ISO Image PROXMOX yang sudah Kita download sebelumnya. Ganti type menjadi LINUX dengan version Debian (64-bit). Next

3. Kemudian, atur Base Memory & CPU sesuai keinginan. Di sini, Saya mengaturnya dari 2048 MB menjadi 1024 MB. Next lalu Finish

4. Kemudian, klik ikon START untuk memulai proses instalasi. Maka, akan muncul tampilan seperti berikut ini. Di sini, Kita diminta untuk memilih metode instalasi berdasarkan jenis interfacenya. Klik ENTER untuk melanjutkan instalasi dengan GRAPHICAL USER INTERFACE (GUI).

5. Di bagian ini, klik "I Agree" untuk menyetujui persyaratan lisensi PROXMOX.

6. Lalu, klik Next pada bagian ini.

7. Kemudian, Kita diminta untuk memilih Negara (Country) serta Zona Waktu (Time Zone) sesuai keberadaan lokasi Kita saat ini. Untuk Keyboard Layout (Format Papan Ketik) sebaiknya tetap dalam opsi default (U.S English). Next 

8. Lalu, buat Password yang kuat untuk Root. Selain itu, masukkan juga alamat Email yang valid untuk memudahkan Kita dalam menerima notifikasi/pemberitahuan ataupun informasi penting dari pihak PROXMOX. Next 

9. Selanjutnya adalah membuat Hostname serta melakukan konfigurasi jaringan dengan mengatur IP Address, Gateway, serta DNS Server yang akan Kita gunakan. Di sini, Kita dapat mengubahnya sesuai keperluan. Namun, tidak masalah jika Kita membiarkannya default sesuai IP Address yang diberikan. Next 

10. Jika sudah, maka akan muncul tabel informasi seperti berikut ini. Klik install untuk mengkonfirmasi dan melanjutkan untuk menginstal.

11. Tunggu proses instalasi hingga selesai (100%).

12. Lalu, ketika telah mencapai status 100%, keluarkan (Remove) CD ISO PROXMOX sesuai dengan perintah. Jika sudah, klik CTRL + R pada keyboard untuk melakukan Reboot.

13. Lalu, klik ENTER pada bagian ini.

14. Maka selanjutnya akan muncul tampilan terminal seperti berikut ini. Untuk memulai melakukan konfigurasi apapun pada terminal, pastikan Kita untuk login sebagai "root" terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan memasukkan password yang sudah Kita buat sebelumnya.

15. Beralih ke browser/Chrome. Pada kolom pencarian ketikkan https://IP ADDRESS:8006/ lalu ENTER. Jika muncul peringatan seperti berikut ini, maka cukup lanjutkan saja.

16. Kemudian akan muncul tampilan sebagai berikut. Silahkan login sebagai root lalu masukkan password. SELESAI 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGENALAN KONSENTRASI KEAHLIAN - ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN (AIJ) | SMK N 54 JAKARTA

KONFIGURASI IP ADDRESS di DEBIAN 8 | Administrasi Sistem Jaringan