CARA MENGINSTAL LINUX DEBIAN 8 DI VIRTUAL BOX
• SEKILAS TENTANG DEBIAN
Debian adalah salah satu sistem operasi Linux yang bersifat open source dan gratis untuk digunakan. Debian dikembangkan dan didistribusikan oleh Debian Project, sebuah komunitas yang didirikan pada tahun 1993 oleh Ian Murdock. Debian memiliki reputasi sebagai sistem operasi yang stabil dan aman untuk digunakan. Debian didasarkan pada kernel Linux, namun menyediakan lebih dari 59.000 paket perangkat lunak yang telah dikompilasi dan diuji oleh tim pengembang Debian. Paket-paket tersebut meliputi perangkat lunak sistem, server, dan aplikasi desktop seperti browser web, aplikasi kantor, permainan, dan sebagainya.
Pada kesempatan kali ini, Saya akan berbagi informasi tentang Cara Menginstal Debian 8 di Virtual Box.
• LANGKAH - LANGKAH MENGINSTAL
1. Buka aplikasi Virtual Box di PC/Laptop Anda.
2. Kemudian, untuk membuat mesin virtual baru, klik ikon "New."
3. Masukkan nama untuk mesin virtual Anda sesuai keinginan. Ubah sistem operasi ke "Linux" dengan versi "Debian (64-bit)." Next.
4. Selanjutnya Akan muncul jendela untuk mengatur memory / RAM yang akan digunakan didalam Mesin Virtual, di sini saya akan menuliskan 1024MB. Next.
5. Selanjutnya, pilih “CREATE A VIRTUAL HARD DRIVE NOW." Create.
6. Pilih opsi VDI (VirtualBox Disk Image). Next.
7. Pilih "Dynamically allocated." Next.
8. Atur besarnya ukuran virtual harddisk. Di sini Saya memilih ukuran 10GB. Create.
9. Selanjutnya, pilih iso "Debian 8." Jika belum ada, silahkan unduh iso terlebih dahulu di website - website yang menyediakan unduhan file ISO untuk Debian 8 ini. Secara lebih sederhana, file ISO adalah data CD atau DVD dalam bentuk file yang nantinya dapat dibaca oleh virtual disk pada komputer, sehingga fungsinya sama seperti Anda menyimpan CD atau DVD dalam komputer yang Anda gunakan.
10. Setelah itu, akan muncul jendela baru yang menyuguhkan opsi metode/cara penginstalan OS. Di sini, Saya memilih "Graphical Install."
11. Pilih "Bahasa Indonesia."
12. Silahkan pilih lokasi (negara) Indonesia.
13. Masukkan nama host Anda sesuai keinginan (custom) atau Anda juga bisa membiarkannya dalam keadaaan default seperti "Debian."
14. Lalu, buat kata sandi (password) Anda untuk root. Masukkan kata sandi dengan kombinasi angka bila diperlukan. Pastikan Anda mengingat kata sandi tersebut serta diganti secara berkala.
15. Masukkan nama lengkap/nama pengguna Anda. Atau Anda juga bisa menggunakan nama lainnya.
16. Selanjutnya adalah membuat nama untuk akun Anda. Tak perlu repot-repot lagi, di sini Saya menggunakan nama yang sama seperti nama lengkap sebelumnya.
17. Setelah itu, buat kata sandi dengan kombinasi angka bila diperlukan. Atau Anda juga bisa menggunakan kata sandi yang sama persis seperti kata sandi untuk root sebelumnya agar tidak lupa.
18. Silahkan atur zona waktu sesuai keberadaan Anda saat ini.
19. Di sini, Saya menyarankan untuk memilih metode pemartisian "Terpandu -- gunakan seluruh harddisk."
20. Pilih opsi "Semua berkas di satu partisi."
21. Pilih opsi "Selesai mempartisi..."
22. Kemudian, ikuti pemilihan opsi Ya atau Tidak sesuai dengan rangkaian gambar di bawah ini.
23. Kemudian, pilih perangkat lunak yang ingin diinstal.
24. Tunggu loading pemasangan perangkat lunak hingga selesai.
25. Kemudian, pilih opsi "/dev/sda (ata-VBOX HARDDISK VB194794b5-63822bab)."
26. Maka, akan muncul jendela baru yang menandakan bahwa proses instalasi telah selesai.
27. Setelah itu, Anda akan diarahkan ke jendela baru seperti pada gambar di bawah ini. Silahkan masukkan kata sandi yang sebelumnya Anda buat.
28. SELESAI. Berikut adalah tampilan (Interface) dari desktopnya.
Komentar
Posting Komentar